Volltext-Downloads (blau) und Frontdoor-Views (grau)

Pengembangan Skala Efikasi Diri untuk Kesehatan Kerja (SEDKK): Studi Pendahuluan

  • Studi ini bertujuan untuk memvalidasi perangkat penilaian efikasi diri yang berkaitan dengan kesehatan kerja yang dikembangkan pada tahap studi pendahuluan. Skala Efikasi Diri untuk Kesehatan Kerja (SEDKK) berlandaskan konsep efikasi diri pada teori kognitif sosial yang mengukur empat faktor yang berpengaruh pada kesehatan setiap individu yang bekerja, seperti: perilaku makan dan minum, tidur, keamanan dan kesehatan kerja, serta kegiatan pemulihan dari stres bekerja. Hasil analisis faktor eksploratori menunjukan bahwa ada empat faktor yang terefleksikan dari butir-butir SEDKK. Validitas konstruk SEDKK dapat dibuktikan dengan korelasi positif antara SEDKK dan skala Efikasi Diri Umum yang sangat signifikan. Pengujian validitas kriteria dapat ditelusuri melalui efek SEDKK terhadap kondisi kesehatan umum, kepuasan akan kesehatan pribadi, keseimbangan kehidupan kerja/KKK (work life balance), perilaku sehat, dan perilaku berisiko. Namun demikian, asumsi mengenai reliabilitas tes berulang (test-retest) pada penelitian ini ditolak. Implikasi dan saran-saran untuk penelitian selanjutnya didiskusikan pada artikel ini.
  • This study is an attempt to validate a tool for measuring the self-efficacy for occupational health behavior on the pilot study level. The scale of self-efficacy for occupational health behavior (SEDKK) based on the concept of self-efficacy inside the theory of social cognitive, which integrates itself into four determinants regarding occupational health, such as: dietary behavior, sleeping behavior, occupational safety and health, as well as recovery activities after work. The explorative factor analysis show that there are four occurred dimensions of SEDKK. Construct validity was indicated by the positive correlation between SEDKK and General Self-Efficacy scale. The criterion validity could be tracked by the effects of SEDKK on general health condition, health satisfaction, work life balance, healthy behaviors, and risk behaviors. However, SEDKK could not show any test-retest reliability. The implications and suggestions for further researches are discussed in this article.

Download full text files

Export metadata

Additional Services

Search Google Scholar Check availability

Statistics

Show usage statistics
Metadaten
Document Type:Article
Language:Indonesian
Author:Retno Widowati, Albiruni Raushanfikri
Title translated (English):The Development of Self Efficacy Scale for Occupational Health Behavior: An Initial Study
Parent Title (Indonesian):Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi
Volume:25
Issue:2
Number of pages:30
First Page:185
Last Page:214
ISSN:1410-1289
URN:urn:nbn:de:hbz:1044-opus-56160
DOI:https://doi.org/10.20885/psikologika.vol25.iss2.art3
Publisher:Department of Psychology, Universitas Islam Indonesia
Publishing Institution:Hochschule Bonn-Rhein-Sieg
Date of first publication:2020/08/12
Copyright:Copyright (c) 2020 Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi. This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Keyword:diagnostic; explorative factor analysis; healthy behavior; occupational health; selfefficacy
analisis faktor eksploratori; diagnostik; efikasi diri; kesehatan kerja; perilaku hidup sehat
Departments, institutes and facilities:Fachbereich Wirtschaftswissenschaften
Dewey Decimal Classification (DDC):1 Philosophie und Psychologie / 15 Psychologie / 150 Psychologie
Entry in this database:2021/06/30
Licence (German):License LogoCreative Commons - CC BY-SA - Namensnennung - Weitergabe unter gleichen Bedingungen 4.0 International